Telaga Sarangan : Telaga Cantik di Kaki Gunung Lawu
Telaga Cantik di Kaki Gunung Lawu
![]() |
| Telaga Sarangan |
Siapa yang tidak kenal dengan Telaga Sarangan yang merupakan wisata favorit di Provinsi Jawa Timur. Disini, Anda dapat melihat telaga yang luas dan pegunungan hijau Sidoramping yang menjulang tinggi di sekitar Gunung Lawu. Konon katanya dahulu telaga sarangan adalah lokasi wisata favorit para penjajah.
Di Telaga sarangan para wisatawan bisa menikmati telaga yang tenang yang seakan-akan menjadi sebuah cermin raksasa bagi pegunungan hijau dan gunung di sekelilingnya. Anda dapat menikmati udara sejuk pada suhu 18-220C karena Telaga Sarangan terletak pada ketinggian sekitar 1000 meter di atas permukaan laut.
Aku ingat sekali ketika pertama kali berkunjung kemari pada Rabu, 26 Desember 2017 bersama 3 saudara saudaraku yaitu Mas Oki, Alga, dan Febri dengan mengendarai motor yang membutuhkan perjuangan serta tenaga yang maksimal, itu merupakan pengalaman yang sangat berkesan. kami berangkat dari rumah pada pukul 08.00 wib dan sampai ketempat tujuan pada pukul 12.00 wib, perjalanan menuju Telaga Sarangan sekitar 4 jam dengan jarak 126 km dari rumah di Yogyakarta menuju Telaga Sarangan. pada saat itu aku isi ulang bensin sampai 4 kali untuk perjalanan pulang pergi dari jogja ke telaga sarangan dan pulang ke Jogja kembali.
Dengan semangatnya kami melalui perjalanan yang sangat panjang, Alhamdulillah cuaca pada hari itu sangat cerah dan mendukung. Naik turun terjal perjalanan pun kami lewati, ini merupakan touring yang menguras banyak tenaga bagiku, ketika adzan dzuhur berkumandang kami pun bergegas mencari masjid untuk menjalankan kewajiban menunaikan sholat dzuhur. setelah sholat pun energi-energi positif pun mulai terisi, sehingga membuat kami semangat kembali untuk melanjutkan perjalanan panjang ini.
![]() |
| Cemoro Sewu |
![]() |
| Lawu Mountain |
Sebelum menuju ke Telaga Sarangan, kami makan siang di depan tempat wisata Cemoro Sewu, dan kemudian mampir sebentar masuk ke Cemoro Sewu dengan tiket uang masuk Rp 10.000/orang, untuk melihat pemandangan pohon cemara yang sangat banyak sesuai dengan nama tempat wisatanya yaitu Cemoro Sewu atau dalam bahasa Indonesianya adalah Seribu Cemara. di daerah ini udara terasa sangat dingin, karena sudah berada di daerah pegunungan. namun kami singgah ditempat ini hanya sebentar saja, sekitar 15 menitan dan kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali menuju Telaga Sarangan. jarak anatara Cemoro Sewu dengan Telaga sarangan yang harus kami tempuh sekitar 87 km sama dengan 2 jam 36 menit berdasarkan data dari google map. sekarang kami sedang berkendara di puncak bukit gunung lawu, posisiku yang sedang dibonceng oleh Mas Oki membuatku dengan sempurna melihat keindahan gunung lawu yang terhampar megah didepan mata, sehingga membuat mata ini mendelik dan merasa kesegaran yang amat luar biasa.
tidak terasa akhirnya kami pun sampai ke tempat tujuan yaitu Telaga Sarangan, kami segera memarkirkan motor dan Aku pun mulai menarik nafas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya perlahan seakan menghempaskan seluruh beban yang ada pada diri ini serta menikmati betapa luar biasanya karya ciptaan Allah Swt. disinilah aku dapat menghilangkan seluruh kepenatan maupun masalah yang sedang ada dalam benak pikiranku.
Aku akan sedikit memperkenalkan diri kami yang ada didalam foto diatas, dimulai dari aku yaitu pria yang ada difoto paling kanan dengan mengenakan baju putih dan jaket berwana biru donker, Mas Oki adalah beliau yang duduk tepat dibelakangku dengan menggunakan baju kaos berwarna hijau tua, Febri adalah saudaraku yang duduk tepat disamping Mas Oki dengan menggunakan baju kemeja berwarna hitam, dan yang terakhir adalah Alga yang duduk di samping Febri dengan mengenakan jaket berwarna hitam. Aku sangat menyayangi mereka seperti saudara kandungku sendiri😊
Aku tidak mengetahui berapa biaya tiket masuk ketempat ini, karena yang menteraktir semua pengeluaran kami adalah Mas Oki, beliau adalah saudara tertua kami yang memiliki kedermawanan yang luar biasa dan kebetulan beliau sudah bekerja sebagai pegawai BUMN di PLN daerah klaten, beliau selalu mengeluarkan uangnya untuk kebahagiaan adik-adiknya. ia sangat menginspirasiku untuk selalu berbuat kebaikan dan selalu bersedekah baik ketika senang maupun susah.
Disinilah suatu pengalaman membahagiakan kumulai, kami berjalan mengelilingi telaga ditemani kuda tunggangan yang juga ikut berkeliling membawa para wisatawan lainnya, sambil menikmati pemandangan eksotik sebuah telaga di bawah kaki gunung lawu yang airnya berwarna agak kehijauan, dengan air yang terombang ambing kekanan dan kekiri, sehingga membuat mata terasa dimanjakan dengan kemolekan telaga berbackground hamparan gunung yang hijau.
Setelah kami berkeliling dengan berjalan kaki, kemudian kami mencoba ingin menaiki Speed Boat untuk sekali putaran telaga dengan biaya Rp 25.000/orang. dan lagi-lagi semuanya ditraktir oleh Mas Oki. Keseruan yang luar biasa kembali kami rasakan dengan percikan air yang menampar wajah kami, karena kerasnya benturan antara air dengan Speed Boat membuat air muncrat ke atas dan membasahi wajah -wajah kami. air telaga yang membasahi wajah ini membuat rasa fresh yang sungguh nikmat. Kami pun mengabadikan sebuah foto tepat didepan tulisan "TELAGA SARANGAN" yang diambil oleh bapak pengemudi Speed Boat. Dan setelah foto diabadikan, Speed Boatpun kembali berjalan dan keseruan itu kembali terjadi lagi, sepanjang perjalanan kami menggunakan Speed Boat membuat kami terus tersenyum lebar dan tertawa lepas.
Akhirnya kamipun sampai ketepi Telaga dan keseruan fantastic itupun berakhir, kemudian kami berfoto-foto kembali dengan puasnya. setelah lelah berfoto-foto tibalah saatnya kami untuk mengatakan selamat tinggal kepada Telaga cantik di bawah kaki Gunung yang cantik ini karena telah memberikan bekas kenangan indah yang tidak akan bisa aku lupakan. Maha besar kekuasaan-Nya yang telah melukiskan bumi ini dengan goresan kuas yang tiada tandingannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 17.00 wib, kami harus segera bergegas untuk kembali ke Jogja karena takut sampai dirumah terlalu larut malam. Dan akhirnya kami tinggalkan Telaga yang dirindukan ini dengan senyuman ikhlas yang lebar. 😊
Terimakasih💖





Komentar
Posting Komentar